← Kembali ke Artikel
Literasi Sekolah 2 menit baca

Ide Kegiatan Literasi Anak di Rumah dan Sekolah

Ide kegiatan literasi yang sederhana untuk rumah, kelas, perpustakaan, dan pojok baca tanpa bergantung pada lembar kerja.

Ditulis oleh Tim Penerbit Luxima

Literasi anak tidak berhenti pada kemampuan mengeja. Anak juga perlu belajar memahami informasi, menghubungkan cerita dengan pengalaman, dan menyampaikan pendapat dengan percaya diri.

Lima kegiatan yang mudah dimulai

  • Baca bersama: orang dewasa membaca satu halaman, lalu anak melanjutkan bagian berikutnya.
  • Ceritakan ulang: minta anak menyebutkan tokoh, tempat, dan peristiwa yang diingat.
  • Jurnal gambar: anak menggambar adegan favorit dan menuliskan satu kalimat.
  • Berburu informasi: cari jawaban dari buku sains atau ensiklopedia anak.
  • Rak rekomendasi: setiap anggota keluarga memilih satu buku untuk direkomendasikan.

Untuk kegiatan kreatif, buku aktivitas dan kreativitas dapat dipadukan dengan cerita. Anak dapat membuat gambar lanjutan, peta tokoh, atau permainan sederhana dari isi buku.

Sekolah dapat menyiapkan beberapa pilihan dari tema Aktivitas & Kreativitas dan seri cerita anak. Tujuannya bukan mengejar jumlah halaman, melainkan membangun pengalaman membaca yang konsisten.

Kegiatan literasi anak di rumah dan sekolah secara bertahap

Literasi mencakup memahami, menggunakan, menilai, dan mengomunikasikan informasi. Karena itu, kegiatan literasi tidak harus selalu berupa lembar kerja. Membaca nyaring, mengajukan pertanyaan, menggambar, mencari informasi, dan menceritakan ulang dapat menjadi rangkaian pengalaman bahasa yang saling melengkapi.

Menggunakan satu buku untuk beberapa kegiatan yang berbeda: membaca untuk memahami, berbicara untuk menafsirkan, menulis atau menggambar untuk merespons, dan mencari sumber lain untuk memperluas jawaban. Cara ini membuat satu judul memiliki umur penggunaan yang lebih panjang.

Bagaimana menentukan pilihan?

Pilih kegiatan berdasarkan waktu, jumlah anak, dan tujuan pendampingan. Rumah dapat memulai dari membaca bersama dan menceritakan ulang. Guru atau pustakawan dapat menambah meja rekomendasi, jurnal gambar, atau pencarian informasi. Panduan pojok baca membantu mengubah kegiatan menjadi rutinitas yang terlihat.

Checklist sebelum mulai

  • Tentukan tujuan kegiatan: memahami, berbicara, menulis, mencari informasi, atau berkreasi.
  • Gunakan satu buku untuk lebih dari satu bentuk respons.
  • Berikan pilihan respons bagi anak yang belum nyaman menulis panjang.
  • Catat pertanyaan anak untuk menentukan bacaan lanjutan.
  • Sesuaikan aktivitas dengan ruang, waktu, dan jumlah pendamping.

Langkah berikutnya

Sekolah dapat memulai dari panduan untuk guru dan sekolah atau meminta rekomendasi koleksi melalui layanan pengadaan.

Keputusan akhir tetap perlu mempertimbangkan usia, kebutuhan, bahasa, minat, konteks keluarga, dan tujuan pembelajaran anak.

Bacaan Berikutnya

Artikel Terkait

Keranjang 0

Keranjang masih kosong.
Tambahkan buku pilihan Anda.